Last Updated on Saturday, 18 February 2012 20:37 Written by Muhammad Rusman Saturday, 18 February 2012 20:36
KEDAIBERITA.COM – KALTIM – Wacana pemekaran wilayah II (Pulau Sebatik) menjadi kota dan wilayah III menjadi kabupaten telah disetujui oleh DPRD Nunukan. Persetujuan tersebut telah disampaikan kepada pemerintah kabupaten dan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah Propinsi Kaltim.
Pembahasan persetujuan itu melalui rapat paripurna yang dihadiri 14 anggota dari 25 orang anggota DPRD Nunukan bertempat di ruang sidang utama Gedung DPRD Nunukan pekan lalu. Setelah itu, maka pemekaran kedua wilayah ini dapat dipastikan akan terwujud. Walaupun masih butuh perjuangan panjang ditingkat pusat.
Sebenarnya khusus wacana pemekaran Pulau Sebatik sudah lama diperjuangkan dan diimpikan masyarakat setempat, sejak tujuh silam. Hanya saja, belum mendapatkan persetujuan DPRD mungkin karena adanya pertimbangan, ekonomi, politik, keamanan dan lain-lainnya.
Sedangkan wacana pemekaran wilayah III yang meliputi Kecamatan Sebuku, Sembakung, Lumbis, Lumbis Ogon dan Tulin Onsoi baru saja dimunculkan. Kelima kecamatan ini diwacanakan menjadi Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (KBDP).
Tetapi wacana ini, langsung mengebrak karena mendapatkan dukungan besar dari sejumlah anggota dewan yang berasal dari daerah pemilihan III seperti Samadik yang menjadi Ketua Umum Badan Presidium Pemekaran. Sementara Pulau Sebatik, kurang mendapatkan dukungan dari anggota dewan dari daerah pemilihan II tersebut.
Resminya kedua wilayah ini disetujui DPRD Nunukan untuk mekar pun telah mendapat dukungan dari anggota dewan khusus dari dapil keduanya. Misalnya Samadik, anggota DPRD Nunukan dari dapil III menegaskan, pertimbangan pemekaran kelima kecamatan di wilayah III sudah bulat. Dan presidium bersama masyarakat dan pemerintah setempat telah menorehkan persetujuannya dalam bentuk tandatangan dengan berbagai kesepakatan.
Pertimbangan utama yang dianggap cukup menjadi dasar sehingga memekarkan diri adal;ah letak geografis yang sangat jauh dari pusat pemerintah Kabupaten Nunukan. Sehingga pelayanan kepada masyarakat pada kelima kecamatan selama ini mengalami kendala.
Kemudian, lanjut Samadik, dua kecamatan diantaranya berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Ditambah lagi, jumlah penduduk dan luas wilayahnya sudah memenuhi syarat. Selanjutnya, soal belum adanya kabar pencabutan moratorium pemekaran oleh pemerintah pusat, tetapi wilayah Papua dan Kaltim tidak termasuk di dalamnya.
Wilayah III, selama ini banyak mengandalkan sector perkebunan sebagaii potensi sumber daya alam (SDA). Sehingga diharapkan setelah dimekarkan nantinya tidak menjadi beban bagi pemerintah. “Di wilayah III mengandalkan sector perkebunan,” kata Samadik.
Lain halnya dengan kondisi wilayah II. Melalui salah seorang anggota dewannya, Burhanuddin, disebutkan Pulau Sebatik tidak diragukan apabila dimekarkan. Dan alas an itulah sehingga upaya pemekaran sangat intens dilakukan oleh masyarakat bersama beberapa tokoh masyarakatnya.
Menurut politisi PKS ini, potensi alam Pulau Sebatik adalah selain menjadi pintu masuk perekonomian Kabupaten Nunukan selama ini, juga memiliki sector andalan seperti perkebunan, minyak bumi, pertanian dan perikanan.
Sebagaimana kita ketahui bersama, Pulau Sebatik merupakan pintu masuknya produk-produk asal Malaysia yang selama ini menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat Kabupaten Nunukan. Sehingga pada saat nanti, Pulau Sebatik dapat menjadi daerah parnert Tawau Malaysia yang dipastikan dapat mengdongkrak perkonomian masyarakat.
KHususnya potensi minyak bumi adalah di Karang Unarang yang selama ini dikenal Ambalat (Ambang Batas Laut) antara Indonesia dengan Malaysia. Kawasan minyak bumi ini sebelumnya pernah menjadi dipersengketakan setelah Malaysia mengklaim sebagai wilayahnya.
Begitu pula potensi perkebunan kelapa sawit, perikanan dan pertanian. Semua pihak termasuk pemerintah Kabupaten Nunukan dan Propinsi Kaltim telah mengetahuinya. Bagaimana keunggulan ketiga sector ini.
Oleh karena itu, Burhanuddin menegaskan, pemekaran Pulau Sebatik menjadi kota sudah bulat dan akan dikawal hingga pembahasan di tingkat pusat.


KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – “Amankan anak perusahaan PT Jamsostek dalam proses transformasi menuju...
02 March 2012 Read more...KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Komunitas Falun Gong atau Falun Dafa, kini mulai memiliki banyak pengikut di Indonesia. Falun Gong atau Falun Dafa adalah kelompok yang lahir di China, namun kegiatannya...
15 May 2012 Read more...Kepada YTH : Rekan Wartawan Berikut pidato Politik saya memperingati Hari Buruh 1 Mei. Mohon bantuan...
30 April 2012 Read more...kedaiberita.com - Perusahaan Raksasa mesin pencari, Google yang berjanji untuk membuka kantor Indonesia...
31 March 2012 Read more...