Last Updated on Saturday, 04 February 2012 19:31 Written by Nety Syafitri Saturday, 04 February 2012 19:30
KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Staf khusus Menakertrans Muhaimin Iskandar, Dita Indah Sari menilai, murahnya upah buruh Indonesia disebabkan banyaknya pungutan liar (pungli) yang dialami pelaku industry.
"Upah menjadi terjepit, pengusaha harus mengalokasikan begitu banyak dana untuk hal tersebut, sedangkan alokasi untuk upah menjadi sangat rendah," kata mantan aktifis Front Nasional Perjuangan Buruh Indonsia (FNPBI) ini usai diskusi bertajuk Buruh Melawan di Jakarta, Sabtu (04/02/12).
Menurut Dita, selain pungli ternyata masih ada lagi masalah faktor eksternal seperti buruknya infrastruktur pendukung, jalan-jalan yang rusak, hingga tingginya bunga perbankan yang masih dirasakan menjadi hambatan bagi dunia usaha.
"Ini yang kemudian menjadi pekerjaan rumah bagi semua kementerian, tidak hanya domain Kemenaketrans, tapi seluruh kementerian untuk bagaimana membuat ekonomi menjadi efisien, sehingga alokasi dana untuk buruh akan lebih besar ketimbang untuk dana yang lain," jelas Dita.


KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – “Amankan anak perusahaan PT Jamsostek dalam proses transformasi menuju...
02 March 2012 Read more...KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Komunitas Falun Gong atau Falun Dafa, kini mulai memiliki banyak pengikut di Indonesia. Falun Gong atau Falun Dafa adalah kelompok yang lahir di China, namun kegiatannya...
15 May 2012 Read more...Kepada YTH : Rekan Wartawan Berikut pidato Politik saya memperingati Hari Buruh 1 Mei. Mohon bantuan...
30 April 2012 Read more...kedaiberita.com - Perusahaan Raksasa mesin pencari, Google yang berjanji untuk membuka kantor Indonesia...
31 March 2012 Read more...