Written by Eka Mutia Yuniarsih Friday, 27 January 2012 19:06
KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Terkait dengan aksi pembakaran kantor Bupati Bima oleh Masyarakat di Sape, membuat Presiden SBY Menginstruksikan penanganan Bima harus dimaknai secara proposional. Maka itu upaya polisi untuk pengiriman pasukan Brigade Mobil (Brimob) ke Bima diperlukan karena untuk mencegah kejadian serupa.
Pengiriman anggota Brimob didukung oleh ketua Komnas Ham Ifdal kasim yang menilai untuk menindak kerusuhan kemarin memang diharuskan sebagai upaya pencegahan. Salah satunya mengirim pasukan Brimob ke Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Itu memang diharuskan. Sebagai upaya pencegahan. Masyarakat di Bima sudah hilang perekat sosialnya. Saling tak percaya," katanya saat dihubungi kedaiberita.com lewat telepon, Jakarta, Jumat (27/01/12).
Namun Lanjutnya, bila pengiriman pasukan itu dimaksudkan untuk menindak massa yang membakar Kantor Bupati, hal itu bisa menjadi bumerang bagi pemerintah. Sebab, pemerintah harus melihat persoalannya secara menyeluruh.
"Ini kan tujuannya supaya kejadiannya tidak sama dengan waktu penembakan warga di Sape, Desember lalu. Tapi, bila polisi juga mau bertindak tegas sebtulnya sah saja. Asal tidak melanggar UU dan protap," kata Ifdhal.

KEDAIBERITA.COM – JAKARTA - Jalan pintas Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin bersama Wakilnya, Denny...
10 December 2011 Read more...KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Pemutaran Film 'Kita Versus Korupsi' merupakan gagasan lembaga superbody KPK bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti Transparancy Internasional Indonesia (TII) dan USAID....
04 February 2012 Read more...KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Belum lama ini, diawal tahun 2012, sejumlah berita memberitakan dua orang...
15 February 2012 Read more...KEDAIBERITA.COM – AMERIKA SERIKAT - Pemerintah Amerika Serikat kembali membuat risih warganya. Pasalnya,...
22 December 2011 Read more...