KEDAIBERITA.COM – AMERIKA SERIKAT – Tiga penelitian yang dipublikasikan American Journal of Public Health menunjukkan bahwa tentara dan veteran AS banyak mengalami gangguan mental. Kebijakan luar negeri AS yang agresif, sering mengirim personil militer ke negara lain untuk berperang, di anggap sebagai penyebab depresi dan gangguan jiwa para tentara.
Sebuah studi menunjukkan sekitar 600 veteran perang yang kembali dari Irak atau Afganistan, mengalami resiko peningkatan masalah kesehatan mental. Sebanyak 14% menderita depresi yang dipicu oleh PTSD (Post Traumatic Sterss Disorder), 39% menyalahgunakan alcohol, 3 % menjadi pengguna narkoba.
Studi di American Journal of Public Health juga menyebutkan bahwa tentara yang diturunkan untuk perang Irak menderita gangguan mental lebih parah dari yang di kirim ke Afganistan. Selain itu, data studi juga menunjukkan bahwa pasukan angkatan darat AS ( Army) dan marinir menderita masalah mental lebih buruk dari Angkatan udara dan laut.
Analisis yang lain bahkan menyebutkan lebih dari 670.000 personel militer aktif AS mengalami peningkatan signifikan dalam masalah depresi dan penyalahgunaan obat. (Winarko)
KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – “Amankan anak perusahaan PT Jamsostek dalam proses transformasi menuju...
02 March 2012 Read more...KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Komunitas Falun Gong atau Falun Dafa, kini mulai memiliki banyak pengikut di Indonesia. Falun Gong atau Falun Dafa adalah kelompok yang lahir di China, namun kegiatannya...
15 May 2012 Read more...Kepada YTH : Rekan Wartawan Berikut pidato Politik saya memperingati Hari Buruh 1 Mei. Mohon bantuan...
30 April 2012 Read more...kedaiberita.com - Perusahaan Raksasa mesin pencari, Google yang berjanji untuk membuka kantor Indonesia...
31 March 2012 Read more...