“Konsekuensi dirilisnya dokumen-dokumen ini berpotensi besar membahayakan tentara kita, aliansi kita,dan mitra Afghanistan, serta mungkin merusak hubungan dan reputasi kita di bagian utama dunia tersebut.” Ujar Gates di Pentagon seperti dilansir dari AFP, kemarin (30/7/10).
Menurutnya, kebocoran itu bukan merupakan hal yang mengganggu strategi militer Amerika di Afganistan, namun diakuinya bahwa, sangat bedampak buru bagi hubungan Amerika dengan Negara lainnya baik sekutu maupun yang bukan sekutu AS.
Selain itu, katanya, akibat kebocoran tersebut, musuh-musuh Amerika dapat mengetahui strategi perang serta prosedur perang yang dilakukan kesatuan militer Amerika.
“Bocornya nama-nama informan dan metode badan-badan intelijen AS membuat musuh-musuh AS dapat mempelajari taktiktaktik dan prosedur-prosedur militer,” ungkap Gates.
Untuk itu, kembali ditegaskan bahwa, dia akan berusaha penuh untuk mengetahui seberapa parah kebocoran itu terjadi, serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dan memperkirakan informasi apa yang membahayakan.
“Militer akan mengambil langkah-langkah tambahan untuk melindungi informasi rahasia dan menjaga nyawa anggota militer AS serta Afghanistan yang mungkin terancam oleh kebocoran itu,” papar Gates.





